Minggu, 17 Mei 2015

Kesesuaian Adalah Seni Hidup

Andaikan kita lebih mau menggunakan pikiran dalam berinteraksi antar sesama kita, maka banyak benturan benturan yang dapat teratasi dalam kehidupan ini.

Adanya ”kesesuaian” yang merupakan dasar utama menjalin hubungan, juga merupakan alat untuk mengatasi pelbagai permasalahan yang rumit.

Coba perhatikan, anak kecil akan merasa dekat dengan kita apabila kita meniru juga apa yang mereka lakukan.

Aneh, apabila kita melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan orang lain, lantas terasakan adanya kedekatan, apabila kita perhatikan dalam pergaulan, mereka yang mempunyai kebiasaan yang sama sering saling cari-mencari.

Abundance Mentality, apakah itu?

Menjadi ‘kaya’ tidak hanya seputar memiliki materi, tetapi juga sejauh mana pola pikir atau mindset kita juga ‘kaya’. Ini yang sering disebut dengan abundance mentality — mentalitas yang berkelimpahan. Sering kali kita mendengar banyak orang yang ingin menjadi kaya, tetapi akhirnya sulit mendapatkan banyak kekayaan, karena pola pikirnya belum ikut kaya. Maksudnya apa?

Pola pikir itu apa? Pola pikir, atau yang sering disebut dengan mindset itu adalah cara kita menyikapi segala sesuatu yang dihasilkan dari kumpulan pemikiran dan kepercayaan. Artinya, semua pengalaman dan informasi yang telah kita kumpulkan secara sadar dan tidak sadar dari kecil itu membentuk pola pikir kita — yang akhirnya juga membentuk pemikiran, tindakan, persepsi dan respon terhadap segala hal. Tergantung dari apa yang kamu pikirkan, rasakan dan lakukan, pola pikir bisa berubah. (Duh berat!)

Intinya — kalau kita gak hati-hati, pola pikir/mindset kita itu ‘terbentuk’ dari lingkungan, dan bukan kita sendiri yang dengan sengaja embentuknya.

Gitu lho.